KENDARI – Sebanyak 450 calon siswa (casis) Tamtama TNI Angkatan Darat (TNI AD) diberangkatkan dari Kota Kendari menuju Kota Makassar untuk mengikuti pendidikan Calon Tamtama (Catam). Proses pemberangkatan tersebut berlangsung dengan pengawasan ketat panitia seleksi daerah serta didampingi unsur terkait.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari panitia seleksi setempat, ratusan casis tersebut sebelumnya telah melalui tahapan seleksi administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, serta pemeriksaan mental ideologi. Seluruh tahapan ini merupakan bagian dari sistem rekrutmen terpadu yang bertujuan menghasilkan prajurit profesional, adaptif, dan berintegritas.
Secara ilmiah, proses seleksi dalam institusi militer dirancang menggunakan pendekatan meritokrasi dan standarisasi kompetensi. Artinya, setiap peserta dinilai berdasarkan kapasitas individu, baik dari aspek fisik, psikologis, maupun kognitif. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan pertahanan negara yang semakin kompleks.
Para casis akan menjalani pendidikan dasar keprajuritan di Makassar, yang berada di bawah pembinaan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Pendidikan tersebut meliputi pembentukan karakter, kedisiplinan, kemampuan tempur dasar, serta penguatan wawasan kebangsaan.
Panitia seleksi menegaskan bahwa seluruh peserta yang diberangkatkan telah dinyatakan lulus sesuai ketentuan dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Mereka diharapkan mampu mengikuti proses pendidikan dengan penuh semangat dan tanggung jawab, demi mengabdi kepada bangsa dan negara.
Keberangkatan 450 casis ini menjadi bagian dari upaya regenerasi prajurit TNI AD dalam memperkuat sistem pertahanan nasional berbasis profesionalisme dan loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.









LEAVE A REPLY